Persija Jakarta

Macan Kemayoran, Persija jakarta

Nama Persija Jakarta tentu saja sudah tidak asing lagi di telinga para penggila bola tanah air. Klub yang memutuskan untuk berlaga di Liga Super Indonesia ini memiliki sejarah panjang. Dari segi prestasi, Macan Kemayoran, julukan Persija juga terbilang mentereng. Di kancah persepakbolaan tanah air, klub yang bermarkas di Stadion Lebak Bulus ini pernah merasakan manisnya juara kompetisi dalam negeri terutama saat kompetisi masih berformat perserikaan. Tercatat, Persija merupakan tim yang paling banyak menjuarai kompetisi perserikatan, yakni sebanyak 9 kali. Di era Liga Indonesia, Persija pernah pula mengenyam trofi di tahun 2001. sederet prestasi tersebut tentu saja membuat nama Persija layak menjadi salah satu klub tradisional di Indonesia selain karena keterlibatannya dalam pembentukan PSSI di tahun 1931.

Persija Jakarta sebagai satu – satunya tim dari ibukotayang tampil di kasta tertinggi sepakbola Indonesia, ISL, menyatakan optimis menatap musim kompetisi kali ini. Selama bergulirnya kompetisi domestic, setiap tahun Persija selalu mencangkan target tinggi, yakni menjadi kampiun, namun baru sekali mereka merasakannya di sejak era sepakbola professional di gulirkan, yakni di tahun 2001. Setelah itu, Persija tidak lagi mampu menggapai target yang mereka canangkan, bahkan di musim 08/09, mereka harus rela berada di peringkat delapan klasemen akhir. Namun, nama besar Persija selalu menjadi perhatian khusus para pecinta sepakbola tanah air. Gebrakan – gebrakan yang mereka buat, baik itu dalam perekrutan pemain ataupun cara bermain selalu menarik perhatian lantaran setiap musim, tim ibukota ini selalu saja bersedia menggelontorkan uang belanja yang terbilang cukup besar disbanding klub – klub lain.

Suporter setia Persija yang dijuluki The Jak Mania juga merupakan salah satu basis supporter terbesar di Indonesia selain Bobotoh dan Viking (Persib Bandung), Singo Edan (Arema Indonesia) dan tentu saja Bonek (Persebaya Surabaya). Ribuan supporter rela mengikuti kemanapun tim idola mereka bermain.

Sebagai tim yang juga bermarkas di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Persija juga mencoba untuk selalu tampil habis – habisan di setiap laga yang mereka jalani. Untuk mencapai hal itu, manajemen selalu saja membidik dan membeli pemain – pemain pilihan yang sekiranya akan mampu mengangkat performa tim berkostum oranye tersebut. Ikon tim Mqacan Kemayoran tentu saja adalah Bambang Pamungkas. Pemain bernomor punggung 20 tersebut juga merupaka pencetak gol terbanyak sepanjang masa untuk Persija.

Kini, Persija Jakarta berada dalam konflik internal. Dualisme kekuasaan terjadi dan masing – masing kubu menganggap bahwa dirinya-lah yang berhak mengelola dan menentukan nasib tim Macan Kemayoran ke depannya. Satu kubu memutuskan untuk bergabung di ISL sementara kubu yang lain maju ke IPL. Pihak intern Persija sendiri merasa prihatin, termasuk para supporter yang berharap bahwa kisruh kepemimpinan ini dapat segera diselesaikan.

Kabar Klub Lain

Kabar Terpanas Dari Persipura Jayapura

Tahun 2011 adalah tahun emas sekaligus tahun-tahun bermasalah bagi Persipura Jayapura , karena dapat ancaman sangsi dari PSSI tentang keikutsertaanya di Indonesia Super League. Ingin tahu lebih lanjut tentang apa yang terjadi di klub asal Papua tersebut? Kunjungi situs www.persipurajayapura.net